Cara Kerja Relay

Cara kerja relay mirip dengan cara kerja kontaktor. Dimana terdapat normally open dan normally close, yang akan bekerja jika koil diberikan arus listrik.

Silahkan buka penjelasan NC dan NO

Tegangan kerja relay ada yang 220 VAC, 24 VDC dan sebagainya. Namun, prinsip kerjanya tetap sama, yakni menggunakan manfaat dari arus listrik yang akan menghasilkan medan magnet. Saya akan memberikan penjelasan lewat gambar.

cara kerja relay

Relay di atas adalah normally open. Dimana switch tidak terhubung. Selanjutnya, koil akan dialiri arus listrik yang akan menyebabkan switch menutup atau close.

cara kerja relay

Berikut studi kasus dari relay:

cara kerja relay

Relay diatas termasuk Single Pole, Double Throw. Ada beberapa data yang bisa kita ambil:

  1. Koil bekerja pada tegangan 220 VAC
  2. Line koil menutup (NC) pada terminal B dan C

Selanjutnya, apa yang akan terjadi jika saklar ditekan, sehingga koil mendapatkan arus listrik? Switch akan berpindah dari NC ke NO, sehingga arus mengalir dari A-C, dan arus B-C tidak akan mengalir.

Ingat! yang tadinya NC jadi open, yang NO jadi close.

Aplikasi sebuah relay dapat digunakan bermacam-macam sesuai kebutuhan atau keperluan.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s