Open DB Pada PLC Siemens

Tags

,

siemens-opendb

Gambar diatas merupakan salah satu cara program dengan membuka DB atau Open DB. Jika dilihat dari struktur diatas maka program dibawah ini mempunyai fungsi yang sama:

siemens-opendb2

Namun, perbedaannya yang pertama lebih efisien dan efektif, karena mengurangi penulisan DB9, dan tentunya untuk modifikasi jauh lebih mudah karena hanya cukup merubah network 1. Sedangkan di gambar kedua untuk modifikasi membutuhkan lebih banyak waktu, karena setiap network harus dirubah.

Belajar Dasar PLC Modicon M340 dan Unity Pro Schneider Eletric

Tags

, , ,

Software 

PLC yang akan dibahas adalah PLC Modicon M340 dengan menggunakan software Unity Pro XL V8.0 – 131118

Konfigurasi Hardware dari gambar diatas adalah sebagai berikut:

CPS 2000

P34 2020

BMX DDI 1602

BMX DDO 3202K

BMX DDO 3202K

BMX AMI 0410

BMX AMO 0802

 

Address dari DI, DO, AI dan AO

Berbeda dengan PLC lainnya seperti Siemens. Alamat Address dari masing-masing DI, DO, AI dan AO mempunyai ciri khas tersendiri, yakni akan tergenerate secara auto, berdasar konfigurasi hardwarenya. Mari liat gambar dibawah:

konfigurasi modicon

Jika kita lihat gambar di atas, maka urutannya adalah sebagai berikut:

[ 0 ] CPU

[ 1 ] Digital Input ( %IX.Y.Z )

[ 2 ] Digital Output ( %QX.Y.Z )

[ 3 ] Digital Output ( %QX.Y.Z )

[ 4 ] Analog Input ( %IWX.Y.Z )

[ 5 ] Analog Output ( %QWX.Y.Z )

Jadi, formatnya sama yakni X.Y.Z, dimana:

X : nomor racknya, contoh diatas berarti 0

Y : nomor urutan modul, contoh diatas untuk Digital Input 1

Z : nomor address di dalam modul, misal DI diatas punya input 16 buah. Berarti Z dapat diisi nilai 0-15.

Hal ini, juga berlaku juga untuk analog input dan analog output ya.

Wiring Diagram

Digital Input – BMX DDI 1602

wiring-bmx-ddi-1602

Digital Output – BMX DDO 3202K

wiring-bmx-ddo-3202K

Analog Input – BMX AMI 0410

wiring-bmx-ami-0410

Analog Output – BMX AMO 0802

wiring-bmx-amo-0802

Unity Pro

Pertama tentunkan CPU dan racknya terlebih dahulu:

unitypro

Sehingga akan muncul tampilan seperti ini:

layout-unitypro

Fokus pada panel Project Browser yang ada di sebelah kiri:

  1. Untuk masukan modul-module lainnya ada di menu configuration
  2. Untuk masukan variabel tag ada di menu variables & FB insttances
  3. Untuk mengatur komunikasi ada di menu communication
  4. Untuk membuat program ada di menu program
  5. Untuk simulasi variabel tag ada di menu animation tables

Unity pro juga mempunyai fitur simulasi, jadi program yang telah dibuat dapat disimulasikan dengan tombol yang ada di sebelah kanan atas. Sebelumnya cek komunikasi terlebih dahulu lewat menu toolbar di atas, PLC -> Set Address…

Sebetulnya masih banyak yang dapat digali di software ini. Mudah-mudahan nanti ada waktu ya.

Bahayanya Menukar Posisi Valve NO Menjadi NC dan Sebaliknya

Pernah liat di P&ID kenapa ada valve yang NO dan NC? Apa si fungsinya ada valve NO dan NC?

Pertama, kita harus tau apa itu NC dan NO.

NC atau normally close, adalah keadaan dimana sebuah valve tertutup dalam keadaan normal atau plant tidak sedang berjalan. Begitupun sebaliknya, NO atau normally open, adalah keadaan dimana sebuah valve terbuka dalam keadaan normal.

Contoh sebuah valve untuk supply steam harus NC. Jadi, saat dibutuhkan oleh sebuah sistem, maka valve tersebut akan terbuka sehingga steam mengalir. Bagaimana jika terjadi emergency? Tentunya valve harus tertutup, sehingga aliran steam berhenti. Nah, disinilah fungsinya NC, coba bayangkan valve steam dipakai NO? Saat terjadi emergency, valve malah terbuka, dan membahayakan sistem karena aliran steam tetap mengalir.

Contoh lain lagi, jika sebuah tangki mempunyai valve venting, dan tangki tersebut mempunyai sistem untuk pressurized, maka valve tersebut harus NO. Mengapa? Ya, disaat sistem emergency maka valve akan terbuka. Bayangkan jika dipasang NC. Jika tangki tersebut bertekanan, maka akan membahayakan sistem ataupun operator yang akan membuka tangki tersebut.

Keahlian atau Skill yang Diperlukan Oleh Seorang Teknisi Listrik Pabrik atau Industri

Tags

Di sebuah pabrik atau industri biasanya teknisi listrik ( electrical technician ) merupakan orang yang terjun langsung melakukan troubleshooting sebuah permasalahan yang ada kaitannya dengan listrik.

Berikut beberapa keahlian yang diperlukan, penulis urutkan berdasarkan prioritas utama ya.

1. Dapat membedakan tegangan 380 VAC, 220 VAC dan 24 VDC

Saat membuka panel, motor atau trouble shooting field instrument di lapangan, seorang teknisi listrik harus dapat membedakan berapa tegangan yang mengalir di sebuah kabel. Sehingga tau kapan dapat memegang kabel, dan kapan tidak boleh memegang kabel.

2. Dapat menggunakan multimeter

Minimal dapat menggunakan multimeter dengan mode AC dan DC, serta tahu bagaimana cara mengukur tegangan dan arus, karena mengukur tegangan dan arus mempunyai cara yang berbeda.

3. Dapat membaca wiring diagram

Dengan membaca wiring diagram, maka dapat diketahui jalur-jalur listrik di dalam panel, dan yang keluar panel.

4. Dapat tracking kabel

Saat sebuah kabel tidak mempunyai tegangan yang seharusnya, maka seorang teknisi dapat mengetahui mengapa tidak mendapatkan tegangan dengan cara metracking kabel tersebut.

5. Tau cara continuity sebuah kabel

Continuity kabel adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mengetahui apakah sebuah kabel terhubung atau tidak. Cara ini dapat memudahkan untuk melakukan trouble shoot terhadap kabel dari panel yang ke luar panel (lapangan).

Silahkan jika ada yang ingin menambahkan, nanti saya bantu update postnya ya.