Motor induksi 3 fasa merupakan motor yang sering dijumpai. Saya ingin menuliskan materi tentang motor induksi 3 fasa mengingat hal ini cukup penting untuk difahami.

Pada prinsipnya semua motor sama, baik yang 1 HP maupun 100 HP. Baik 1 fasa atau 3 fasa. Ada komponen-komponen utama yang selalu menyertainya. Memang, motor 1 fasa memiliki tambahan kapasitor dan format terminal box yang berbeda dengan motor 3 fasa.

Bagian-Bagian Motor Induksi

1. Rotor

Rotor adalah bagian yang berputar dari sebuah motor. Rotor dapat berputar dengan dua sumber energi:

  1. Energi Mekanik
    – Dengan tangan anda.
    – Dengan putaran dari alat yang terhubung dengan rotor tersebut.
  2. Energi Listrik
    Motor diberikan arus listrik.

motor rotor rotor motor

2. Stator

Stator terdiri dari lilitan atau kumparan yang memberikan efek magnet kepada rotor, sehingga rotor dapat berputar.

stator motor stator motor pole

3. Terminal Box

Salah satu bagian yang cukup penting untuk dapat memahami motor starter. Terminal box adalah “stop kontak” yang bertugas menyambung aliran listrik dari sumber ke motor.

Dari terminal box, pengaturan starter star atau delta dapat dilakukan. Pengaturan star atau delta mengacu pada informasi yang tertera pada nameplate motor.

Terminal box terdapat winding, jika anda sering melihat format U1-V1-W1 dan W2-U2-V2, disinilah tempatnya.

terminal box motor 1 fasa

Terminal Box Motor 1 Fasa

teminal box motor terminal box motor 100HP winding U1-V1-W1 dan W2-U2-V2

Cara Kerja Motor Induksi 3 Fasa

Listrik yang masuk ke dalam lilitan atau kumparan motor akan menghasilkan medan magnet di sekitarnya. Stator mempunyai medan magnet permanen, sehingga membuat rotor tarik menarik sehingga terjadi perputaran.