Tags

PLC adalah sebuah alat kontrol yang dapat menerima input dan memberikan output. Input yang dimaksud adalah digital input dan analog input, sedangkan output adalah digital output dan analog output.

Jika mengambil pengertian dari singkatan PLC -> Programmable Logic Controller. Programmable (dapat diprogram), Logic (logika), dan controller (alat pengontrol). Sehingga definisi PLC adalah alat pengontrol yang dapat diprogram secara logika.

Tampilan Fisik PLC

cpu plc s7 400

Sebelah kiri terdiri dari – Power Supply, CPU, 2 buah remote IO. Sedangkan sebelah kanan duplicate dari sebelah kiri. (Redundant)

digital input plc siemens

Modul Digital Input S7-400

module s7 400

Remote IO S7-400

s7 200

Siemens S7-200

s7 200 testing

Simulasi Siemens S7-200 dengan lampu

 PROGRAM PLC

Secara garis besar ada 3 bahasa pemograman PLC:

1. Ladder Diagram

Ada 3 buah simbol ladder umum yang sangat sering digunakan:

simbol ladder diagramDari gambar di atas (kiri ke kanan), normally open (NO), normally close (NC) dan coil. Berikut contoh penggunaannya:

contoh program ladder sederhana plc

Program ladder diatas berfungsi untuk menghidupkan sebuah output (Q0.0) tanpa harus menahan tombol on (I0.0) tersebut. Biasanya soal ini sering dikeluarkan untuk mengetes calon karyawan.

rangkaian listrik sederhana plc

Cara kerjanya saat I0.0 ON (tersambung dengan 24 V+), maka motor akan bekerja. Saat I0.0 terlepas dari 24V+ motor akan tetap menyala karena program PLC mempunyai circuit yang dapat menghubungkan Q0.0 sekalipun I0.0 dilepas dari 24+. Sehingga untuk memberhentikan motor I0.1 harus tersambung dengan 24+, sehingga merubah program I0.1 yang NC menjadi Open.

2. Function Block

3. Statement List (Scripting)