Tags

Pressure relief valve (PRV) adalah sebuah alat instrument yang bekerja saat adanya over pressure pada inlet nozzle. Di desain untuk terbuka secara proporsional saat adanya abnormal (dalam hal ini over pressure) pada sebuah plant dan akan menutup saat plant kembali normal (normal pressure).

Istilah

back pressure

Backpressure: Tekanan dari inlet, sehingga memberikan tekanan berlawanan.

Backpressure ada 2 macam:

1. Built Up Back Pressure (Nilainya Constant), contohnya seperti yang di atas.

2. Super Imposed Backpressure (Nilainya variable), contohnya ada dua buah PRV yang saling terhubung dan menuju ke Flare Header. Jika salah satu terbuka, maka tekanan akan mengalir juga menuju PRV lain.

Set Pressure: nilai tekanan dimana PRV mulai terbuka.

Set Point Value: tekanan dari equipment yang ingin diproteksi.

Klasifikasi

1. Convetional (Spring Loaded)

conventional pressure safety valve

Digunakan saat backpressure tidak melebihi 10% dari set pressure.

2. Balanced Bellows (Spring Loaded)

balance bellows pressure relief valve

Digunakan saat backpressure diantara 10% – 50% dari set pressure.

3. Pilot Operated

pilot pressure relief valve

Tidak terpengaruh oleh backpressure.

Perbedaan dengan Pressure Safety Valve (PSV)?

Jika PSV akan terbuka secara penuh atau pop action saat terjadi over pressure, sedangkan PRV terbuka secara proportional, semakin besar over pressure semakin besar lebar bukaanya dan akan kembali menutup saat normal pressure.

Referensi: American Petroleum Institute (API RP 520). Download api-rp-520-1.