Tags

Biasanya trafo mempunyai perbedaan lilitan antara primer dengan sekunder. Namun, apa jadinya jika sebuah trafo mempunyai lilitan yang sama antara primer dan sekundernya?

Trafo yang mempunyai persamaan lilitan yang sama antara primer dan sekunder disebut isolation transformer. Fungsinya untuk membatasi hubungan secara langsung antara arus primer dan sekunder tanpa merubah nilai tegangan dan arusnya. Gangguan-gangguan yang muncul seperti over-voltage, distorsi tegangan, gejala transient yang dibangkitkan oleh beban kerja non-linier seperti motor. Perlindungan ini diberikan untuk equipment listrik yang sangat sensitif terhadap gangguan seperti PLC, DCS, power meter, dan peralatan elektronika lainnya.

Dalam kontruksi isolation transformer di setiap kumparan, baik itu kumparan primer maupun sekunder, keduanya ditutupi oleh suatu perisai dari metal (metallic shield), perisai lain juga ditempatkan diantara kumparan primer dan sekunder (inter-winding shield).
trafo isolasi
Adanya perisai-perisai dalam suatu kontruksi isolation transformer berfungsi untuk mencegah pengalihan frekuensi tinggi, baik akibat dari noise maupun transient yang menuju ke rangkaian sekunder yang terhubung dengan beban. Hal tersebut mampu dilakukan oleh isolation transformer dengan cara mengurangi kapasitansi diantara kumparan primer dan sekunder akibat dari penambahan perisai elektrostatis dalam kontruski isolation transformer, dengan demikian maka pendistribusian noise maupun tegangan transient dapat diredam.

Contoh Single Line Diagram

single line diagram isolation trafo

Trafo paling atas merupakan trafo step-down (20kV to 400 V). Sedangkan trafo bawah merupakan isolation transformer (400 V to 400 V).

Referensi: https://elektronicaution.wordpress.com/2009/10/17/isolation-transformer/