pressure switch pressure switch 2Gambar di atas merupakan gambar pressure switch. Pressure switch mempunyai fungsi sebagai proteksi jika ada pressure berlebih pada sebuah proses. Saat sebuah proses mempunyai pressure berlebih maka pressure switch akan memberikan sinyal ke control system (PLC / DCS). Kemudian control system akan memberikan action yang diperlukan.

Sedangkan, Pressure Transmitter mengeluarkan nilai 4-20 mA, dan dapat dipergunakan sebagai proteksi untuk pressure berlebih. Perbedaan dengan pressure switch adalah sumber sinyalnya. Jika pressure switch, sumber sinyalnya langsung dari pressure switch, sedangkan pressure transmitter sinyalnya dari pengolahan program di dalam control system.

Dari sisi harga, Pressure Transmitter lebih mahal dibanding pressure switch. Penggunaannya tentunya tergantung kebutuhan. Jika dibutuhkan data pressure di dalam proses, maka memilih pressure transmitter adalah pilihan tepat. Namun, jika hanya ingin memproteksi sebuah proses tanpa melihat nilai pressure di dalam proses maka pressure switch merupakan pilihan yang efisien.

foto pressure transmitter

Pressure Transmitter