1. Power Supply Harus yang Bagus
Setiap power supply mengeluarkan tegangan yang sama 5V DC. Namun, jika diteliti lebih lanjut, ada beberapa power supply yang masih menghasilkan ripple tegangan, noise, dan sebagainya. Sehingga berpengaruh terhadap performa Arduino.
Beberapa contoh yang dapat terjadi jika menggunakan power supply yang jelek:
1. Arduino Hang
2. Input dari Arduino bisa menerima sinyal on/off sendiri padahal tidak ada yang disentuh.

2. Hindari cross kabel antara AC dan DC.
Hal ini bertujuan untuk menghindari efek elektromagnetik dari AC ke DC yang dapat mempengaruhi sinyal input ke arduino.

3. Kencangkan baut.
Hal ini juga jangan sampai terlewatkan, karena baut yang kendor akan mengakibatkan spark. Dan pastikan bagian kabel yang terbaut adalah bagian tembaganya, bukan bagian tembaga yang masih dilapisi kulit kabel.