Tags

Di sebuah pabrik atau industri biasanya teknisi listrik ( electrical technician ) merupakan orang yang terjun langsung melakukan troubleshooting sebuah permasalahan yang ada kaitannya dengan listrik.

Berikut beberapa keahlian yang diperlukan, penulis urutkan berdasarkan prioritas utama ya.

1. Dapat membedakan tegangan 380 VAC, 220 VAC dan 24 VDC

Saat membuka panel, motor atau trouble shooting field instrument di lapangan, seorang teknisi listrik harus dapat membedakan berapa tegangan yang mengalir di sebuah kabel. Sehingga tau kapan dapat memegang kabel, dan kapan tidak boleh memegang kabel.

2. Dapat menggunakan multimeter

Minimal dapat menggunakan multimeter dengan mode AC dan DC, serta tahu bagaimana cara mengukur tegangan dan arus, karena mengukur tegangan dan arus mempunyai cara yang berbeda.

3. Dapat membaca wiring diagram

Dengan membaca wiring diagram, maka dapat diketahui jalur-jalur listrik di dalam panel, dan yang keluar panel.

4. Dapat tracking kabel

Saat sebuah kabel tidak mempunyai tegangan yang seharusnya, maka seorang teknisi dapat mengetahui mengapa tidak mendapatkan tegangan dengan cara metracking kabel tersebut.

5. Tau cara continuity sebuah kabel

Continuity kabel adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mengetahui apakah sebuah kabel terhubung atau tidak. Cara ini dapat memudahkan untuk melakukan trouble shoot terhadap kabel dari panel yang ke luar panel (lapangan).

Silahkan jika ada yang ingin menambahkan, nanti saya bantu update postnya ya.

Advertisements