Tags

Boiler adalah sebuah vessel atau tangki yang menghasilkan steam atau uap panas yang merupakan hasil dari pemanasan air.

Umumnya sebelum air masuk ke boiler, air akan masuk terlebih dahulu ke deaerator. Fungsi deaerator adalah untuk memisahkan oksigen yang terkandung di dalam air.

Beberapa hal yang harus diperhatikan di dalam boiler adalah level air dan pressure yang ada di dalam boiler.

Air

Beberapa parameter kontrol air yang perlu adalah sebagai berikut :

  • pH scale, yaitu jumlah ion H+ dalam air. pH < 7 adalah kondisi asam dan pH > 7 basa. pH air boiler yang baik berkisar 10,5 – 11, 5. Di luar ini resiko korosi pada pipa-pipa boiler semakin besar.
  • Deposit besi (Fe) < 0,3 ppm Fe. Deposit besi menimbulkan kerak pada boiler.
  • Kandungan O2 berpengaruh terhadap laju korosi. Kandungan O2 akan semakin rendah dengan naiknya temperatur.
  • Total dissolve solid (TDS). Air berkemampuan melarutkan mineral. Namun dalam keadaan jenuh, mineral tersebut akan mengendap. Batas kontrol TDS adalah 2035 ppm. Lebih dari itu TDS akan meninggalkan kerak. TDS yang penting untuk diketahui antara lain hardness, alkalinity dan silica.

TDS dinyatakan dalam ppm. Jumlah padatan terlarut dalam satuan mhos disebut juga dengan conductivity. Hubungannya dinyatakan sebagai berikut :

TDS = 0,65 . conductivity

Pembakaran

Untuk pembakaran ada 2 jenis dengan cangkang sawit ataupun dengan gas.

 

Referensi : https://blogsawit.wordpress.com/water-treatmen/1-parameter-kontrol-air/

Advertisements